Erza Rahmawan - Kembali, nilai-nilai sara dilecehkan oleh dia yang mengaku anak negeri. Sudah sedemikian parahkah negeri ini? hingga nilai-nilai kesantunan bahkan dengan mudahnya didobrak atas nama fanatisme tanpa arah?
Terkejut. Itu yang saya pertama kali rasakan ketika membaca sebuah group di Facebook. klik disini. Facebook telah benar-benar digunakan sebagai media kontrol, media gerakan terhadap segala penyimpangan-penyimpangan yang dirasakan meresahkan banyak orang. Termasuk gerakan perlawanan terhadap pelecehan berbau SARA.
Adalah Erza Rahmawan. Seseorang yang telah dengan begitu mudah mengumbar kebenciannnya hingga berujung pada didobraknya nilai-nilai SARA. Berikut petikan komentarnya pada sebuah situs jejaring sosial facebook milik fans klub salah satu klub sepakbola, Persib Bandung.
Semoga ada tindakan tegas atas apa yang telah dilakukan. Semoga pihak berwenang dapat mengusut masalah ini, sampai tuntas. Tidak seperti kasus-kasus berbau SARA sebelumnya yang dilancarkan oleh Ruhut Sitompul.
Mohon maaf sebelumnya, saya tidak bermaksud membesar-besarkan masalah, ini hanya semata-mata bentuk keprihatinan. Permasalahan utamanya adalah andai permasalahan SARA dibiarkan, maka akibatnya akan semakin banyak pelaku pelecehan berbau SARA lainnya. Masalah ini memperlihatkan tidak ada sedikit pun rasa takut pelaku SARA karena berkaca pada pelaku-pelaku lain yang tidak mendapatkan pengusutan.
Status Facebook Erza Rahmawan